RATUSAN RIBU DATA PENGGUNA ZOOM DI HACK
Zoom merupakan salah satu aplikasi video conference atau rapat
online yang digunakan untuk
berkomunikasi melalui video. Zoom adalah salah satu aplikasi yang populer
dikalangan masyarakat karena mudah diakses, gratis, serta memiliki kualitas
video yang cukup stabil saat digunakan.
Sejak pandemi COVID-19 terjadi, masyarakat disarankan untuk mengurangi
aktivitas di luar rumah. Seluruh kegiatan, baik kegiatan belajar-mengajar
maupun rapat kantor pun diusahakan untuk dilakukan lewat sarana online melalui media
online. Zoom mulai booming ketika pandemi COVID-19 terjadi.
Pengguna aplikasi Zoom mengalami peningkatan dari 10 juta pengguna menjadi
hampir 200 juta pengguna pada akhir Maret 2020.
sumber foto : https://wartakepri.co.id/2020/04/20/aplikasi-zoom-dianggap-berbahaya-ternyata-ini-tips-amannya/
Dibalik segala kencanggihannya, ternyata aplikasi Zoom mendapat kritikan
karena beberapa masalah keamanan dalam sistem aplikasi tersebut. 530 ribu data akun
aplikasi Zoom telah diperjualbelikan oleh hacker di Dark Web. Dark web adalah konten World Wide Web yang ada di darknet yang membutuhkan
perangkat lunak tertentu agar dapat mengaksesnya.
Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data oleh hacker ini
disebut credential stuffing. Para hacker mendapatkan data pribadi
pengguna akun dengan cara mencoba mengakses semua akun Zoom dengan alamat email
yang sama dengan nama pengguna.
Agar terhindar dari pencurian data seperti yang terjadi pada kasus ini,
pakar cybersecurity menyarankan agar pengguna layanan online
tidak menggunakan password yang sama pada saat mengakses situs web dan
aplikasi online.
Penulis : Rika Elfira (1201190405)
Referensi : https://www.liputan6.com/tekno/read/4227899/hacker-jual-500-ribu-akun-zoom-di-dark-web
Tidak ada komentar:
Posting Komentar